Sejarah dan Kelezatan Makanan Rambut Nenek yang Klasik

Avatar Of Yusnita
Sejarah Dan Kelezatan Makanan Rambut Nenek Yang Klasik
Rambut Nenek

Satujuang– Rambut nenek merupakan salah satu jajanan tradisional yang masih populer hingga saat ini. Jajanan ini terbuat dari pasir, tepung terigu, dan air, yang dimasak hingga mengental dan dapat ditarik-tarik.

Rambut nenek biasanya berwarna putih, namun kini juga tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti cokelat, strawberry, dan durian.

Sejarah Rambut Nenek

Sejarah rambut nenek tidak diketahui secara pasti, namun diperkirakan sudah ada sejak zaman dahulu. Jajanan ini awalnya populer di wilayah Asia Tenggara, termasuk , , dan Singapura.

Di , rambut nenek pertama kali dikenal sebagai “arum manis”. Namun, seiring berjalannya waktu, nama ini berubah menjadi “rambut nenek” karena teksturnya yang menyerupai rambut putih orang tua.

Pembuatan Rambut Nenek

Pembuatan rambut nenek cukup sederhana, namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah pasir, tepung terigu, air, dan pewarna makanan (opsional).

Langkah-langkah pembuatan rambut nenek adalah sebagai berikut:

  1. Campurkan pasir, tepung terigu, dan air dalam sebuah panci. Aduk hingga rata.
  2. Masak campuran bahan-bahan tersebut di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental.
  3. Tambahkan pewarna makanan jika ingin membuat rambut nenek berwarna.
  4. Setelah mengental, angkat panci dari api dan biarkan adonan dingin.
  5. Ambil adonan secukupnya dan tarik-tarik hingga membentuk rambut.
  6. Tata rambut nenek di atas piring dan sajikan.

Kelezatan Rambut Nenek

Rambut nenek memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Teksturnya yang kenyal dan lembut membuat jajanan ini sangat digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari - hingga orang dewasa.

Selain itu, rambut nenek juga memiliki nilai nostalgia bagi sebagian orang. Jajanan ini sering dibeli sebagai cemilan atau oleh-oleh saat berkunjung ke tradisional.

Rambut nenek merupakan salah satu jajanan tradisional yang memiliki sejarah panjang dan cita rasa yang lezat. Jajanan ini masih populer hingga saat ini dan menjadi salah satu pilihan camilan favorit bagi banyak orang.

Sumber:

Merdeka.com

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *