Tahun 2024 Jalan Tempat Pembuangan Akhir Desa Selagan Akan Dibangun

Avatar Of Wared
Tahun 2024 Jalan Tempat Pembuangan Akhir Desa Selagan Akan Dibangun
Bupati Mukomuko, H.Sapuan

Satujuang- Tahun depan (2024) Tempat Pembuangan Akhir desa Selagan akan dibangun oleh Kabupaten (Pemkab) , Senin (11/12/23).

“InsyaAllah, bisa diakomodir. Mudah-mudahan saja di tahun 2024 nanti, menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah bagus,” sampai Bupati , H.Sapuan.

Tahun 2024 Jalan Tempat Pembuangan Akhir Desa Selagan Akan Dibangun

Sapuan mengatakan, buruknya akses menuju ke TPA menjadi salah satu hambatan bagi petugas kebersihan. Terlebih saat datang musim penghujan.

Untuk mengatasi itu, Pemkab telah mengusulkan ke pusat untuk membangun menuju ke TPA Desa Selagan Jaya Kecamatan Kota tersebut.

Baca Juga :  Belum Ada Satupun Pemdes di Mukomuko Ajukan Berkas Pencairan DD

“Kita sangat optimis usulan pekerjaan hotmix ke TPA bisa diakomodir pemerintahan pusat di tahun 2024 mendatang,” imbuhnya.

Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa Pemkab akan terus berusaha melengkapi sarana dan prasarana pengelolaan milik masyarakat. Agar kedepan Kabupaten akan lebih indah, asri dan jauh dari serakan .

Baca Juga :  Safari Ramadhan Perdana, Bupati Mukomuko Sambangi Desa Mekar Jaya

Dirinya mengakui, keterbatasan jumlah armada pengangkut serta kurangnya jumlah tenaga kebersihan menjadi salah satu penyebab daerah ini belum bisa menjadi daerah yang bersih dari .

“Secara perlahan–lahan, ke depan kami dari daerah akan terus berusaha untuk mewujudkanya. Karena kebersihan ini menjadi tanggung jawab bersama,” paparnya.

Sapuan mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten agar disiplin membuang pada tempat yang sudah disediakan. Ajakan itu tidak lain untuk memudahkan petugas kebersihan mengangkut milik masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Mukomuko Buka Muscab Pemuda Pancasila, Ajak Bersinergi untuk Pembangunan

“Kalau kita disiplin membuang pada tempatnya maka lingkungan kita akan menjadi bersih. Tentu hal itu juga akan menjauhkan kita dari berbagai ancaman penyakit yang disebabkan karena nyamuk,” pungkasnya. (Adv)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News