Universitas Moestopo Gelar Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru

Avatar Of Yusnita
Universitas Moestopo Gelar Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru
Dalam acara Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru

Satujuang- Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) mencatatkan momen bersejarah dalam dunia kedokteran dengan menggelar pengambilan sumpah dokter gigi baru.

Acara ini tidak hanya bersifat seremonial formal, melainkan puncak dari perjalanan panjang kedokteran yang menjalani pembelajaran dan pelatihan intensif selama beberapa tahun.

“Kampus Merah Putih menegaskan komitmennya terhadap kualitas dan standar profesi kedokteran gigi di ,” ujar Rektor , Budiharjo.

Pengambilan sumpah dokter gigi tidak sekadar mencerminkan prestasi akademis, tetapi juga menandakan niat tulus para untuk memberikan pelayanan gigi dengan dedikasi tinggi.

Baca Juga :  Terus Meningkat, Tahun Ini LDII Bengkulu Kurban 309 Ekor

Budiharjo menyoroti reputasi lulusan FKG yang andal, yang diperoleh melalui Akreditas Unggul yang harus terus dipertahankan.

“Lulusan kita harus berjuang dan menerapkan keilmuannya di masyarakat. Saya berharap semua alumni dan dokter gigi dapat menjaga moral, etika, integritas, dan jati diri,” tambahnya.

FKG , sebagai salah satu Fakultas Kedokteran Gigi swasta tertua di , memiliki Program Studi Sarjana Dokter Gigi dan Program Studi Profesi Dokter Gigi UPDM (B), keduanya terakreditasi Unggul.

Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG , dengan Akreditasi Bintang 5, turut mendukung pembelajaran.

Baca Juga :  Idul Adha 1444 Hijriah, Wakil Bendahara Umum PAN Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

“Sejak 1962, universitas ini telah melahirkan 4.721 dokter gigi yang melayani masyarakat ,” terangnya.

Prestasi terbaru mencatat 67 dokter gigi kompeten dengan persentase uji teori (CBT) 90,7% dan ujian praktek (OSCE) 83,56% pada ujian kompetensi tahun 2024.

Meski demikian, Dekan FKG, Dr.drg.Tjokro Prasetyadi menekankan bahwa pengabdian adalah inti profesi dokter gigi.

memandang pentingnya peran dokter gigi dalam kontribusi nyata terhadap masyarakat dan gigi ,” imbuh Tjokro.

Baca Juga :  Bakal Ada Perombakan Kabinet, Wapres : Itu Pasti, Tunggu Saja

Dokter gigi diharapkan terlibat aktif dalam program-program masyarakat dan memberikan pelayanan bermutu tinggi kepada masyarakat luas.

Sumpah dokter gigi bukan hanya serangkaian kata-kata, melainkan komitmen serius untuk memberikan pelayanan gigi dengan etika dan integritas tinggi.

“Dunia kerja seorang dokter gigi adalah dunia pengabdian. Jangan berlaku buruk kepada masyarakat dan jangan menjadikan diri kita merasa dibutuhkan,” tegas Tjokro.(nt/rls)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News