Ekbis  

Akibat Penurunan Ekspor, Harga Minyak Kelapa Sawit (CPO) Ikut Turun

Avatar Of Tim Redaksi
Akibat Penurunan Ekspor, Harga Minyak Kelapa Sawit (Cpo) Ikut Turun
Kelapa Sawit

– Harga minyak (CPO) di Bursa Exchange mengalami koreksi pada awal perdagangan pekan ini.

Menurut Refinitiv, harga CPO turun 1,31% menjadi MYR 3.987 per ton pada pukul 10:00 WIB, keluar dari zona psikologis 4.000.

Akibat Penurunan Ekspor, Harga Minyak Kelapa Sawit (Cpo) Ikut Turun

Pada perdagangan sebelumnya, harga CPO menguat 0,75% menjadi MYR 4.040 per ton.

Selama seminggu terakhir, harga CPO menguat 1,97% dan secara bulanan naik 0,75%, meskipun masih mengalami koreksi tahunan sebesar 3,21%.

Baca Juga :  Menteri Pertanian : Hati-Hati Yang Suka Mie, Besok Harganya Naik 3 Lipat

Penurunan harga CPO terjadi setelah data ekspor menunjukkan penurunan.

Ekspor produk minyak untuk bulan Agustus turun 3% menjadi 1.201.488 ton.

Menurut AmSpec Agri, perusahaan inspeksi independen, ekspor turun 0,4% menjadi 1.171.998 ton.

Meskipun demikian, harga CPO masih didukung oleh data produksi dan ekspor yang baik, serta kenaikan harga minyak nabati lainnya.

Baca Juga :  Harga Stabil, Petani Jagung di Bengkulu Tersenyum Lebar

Harga minyak kedelai dan minyak juga mengalami kenaikan di internasional.

Pergerakan harga minyak dipengaruhi oleh persaingan dengan minyak nabati lainnya di global.

Kenaikan harga minyak nabati ini dapat menjadi sentimen positif untuk mencegah penurunan harga CPO yang signifikan.

Baca Juga :  Mahasiswa Pulau Sumbawa Geruduk Kementerian ESDM Jakarta

Di , harga referensi minyak mentah telah ditetapkan untuk periode 1-15 September 2023 sebesar US$805,20 per metrik ton.

dan retribusi ekspor CPO juga ditentukan sebesar US$33 per ton dan US$85 per ton untuk periode tersebut.(cnbc)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News