Psikolog Identifikasi Penyebab dan Tips Mengatasi ‘Post Holiday Blues’

Avatar Of Yusnita
Psikolog Identifikasi Penyebab Dan Tips Mengatasi 'Post Holiday Blues'
Ilustrasi

Satujuang- Psikolog klinis Kasandra Putranto dari Universitas mengidentifikasi beberapa penyebab post holiday blues setelah panjang seperti Lebaran.

Dilansir dari antara, Ia menjelaskan bahwa post holiday blues adalah perubahan mood yang terjadi saat kembali ke rutinitas setelah .

Transisi ini sulit karena individu harus beradaptasi kembali dengan kehidupan sehari-hari seperti bekerja atau sekolah.

Baca Juga :  Keajaiban Membaca Alquran: Manfaat Spiritual dan Fisiknya yang Menakjubkan

Kasandra menyoroti beberapa faktor penyebab, termasuk kemalasan dan keinginan untuk terus berada dalam suasana yang membuat aktivitas menjadi lambat.

Sakit, kurang makan, kurang istirahat, atau interaksi dengan banyak orang juga dapat memperburuk kondisi ini.

Selain faktor internal, faktor eksternal seperti ketidaknormalan di rumah, kelangkaan layanan, atau masalah teknis lainnya juga dapat meningkatkan tekanan post holiday blues.

Baca Juga :  Galau Lamaran Kerja Selalu Ditolak? Intip Cara Membuat CV Berikut Agar Lolos

Meskipun biasanya kondisi ini akan kembali normal dalam beberapa minggu, jika berlangsung lebih dari dua minggu, penanganan medis mungkin diperlukan.

Untuk mencegah post holiday blues, Kasandra menyarankan untuk memulai aktivitas rutin sebelum berakhir, menghindari aktivitas yang minim gerak seperti terlalu banyak bermain , dan memastikan kembali stamina mental yang prima.

Baca Juga :  Mengenal Fitur Tersembunyi di Google Chrome untuk Penjelajahan Lebih Cepat dan Efisien

Ia mengingatkan bahwa mereka yang terbiasa aktif selama akan lebih mudah mengatasi perubahan dan mendapatkan manfaat maksimal dari waktu istirahat mereka.(NT)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News