Susah Payah Jatuhkan Derevyanchenko, Jaime Pertahankan Rekor 42-0

Avatar Of Yusnita
Susah Payah Jatuhkan Derevyanchenko, Jaime Pertahankan Rekor 42-0
Jaime Munguia susah payah menjatuhkan Sergiy Derevyanchenko

- Jaime Munguia susah payah menjatuhkan Sergiy Derevyanchenko untuk meraih kemenangan angka sekaligus memperpanjang rekor menang 42-0.

Sebuah kandidat ‘pertarungan terbaik tahun ini' menjadi saksi pada Sabtu malam, saat kebanggaan Tijuana, dan mantan juara dunia, Jaime Munguia (42-0, 33 KO) mengamankan kemenangan angka yang sangat tipis.

Hal itu atas petinju veteran tangguh, Sergiy Derevyanchenko (14-5, 10 KO) di Toyota Arena, Ontario, CA.

Bertarung di hadapan 7.647 penonton yang riuh, kedua petinju yang memiliki kemampuan setara ini menampilkan pertarungan penuh aksi yang membuat para penonton berdiri sejak ronde pertama.

Kedua petinju melepaskan pukulan kuat ke arah kepala dan tubuh saat mereka mencoba membangun dominasi di ronde-ronde awal.

Baca Juga :  Prediksi Liverpool vs Sheffield United di Liga Inggris Ahad Dinihari Nanti

Terdapat beberapa momen dalam laga ini yang membuat kedua petarung terguncang. Pada ronde kelima, Munguia hampir tidak dapat bertahan saat Derevyanchenko menghujaninya dengan pukulan keras dan nampak hampir meraih kemenangan KO.

Munguia mampu bangkit dan terus beradu serangan dengan Derevyanchenko saat laga berlangsung.

Ronde kedua belas dan terakhir menjadi titik balik dalam penilaian juri, saat Munguia mencetak sebuah knockdown keras dengan sebuah serangan ke arah ulu hati.

Ia tidak dapat menghentikan Derevyanchenko, dimana petarung itu menggunakan kaki dan kemampuan bertahannya untuk menjauh pada sisa ronde tersebut.

Ronde terakhir yang berakhir dengan skor 10-8 menjadi pembeda dalam hasil pertandingan, dengan skor resmi 115-112, 114-113, dan 114-113.

Baca Juga :  Kabar Gembira Untuk ASN Terkait Libur Lebaran

“Saya sangat senang dengan keputusan tersebut dan pada kenyataannya butuh usaha keras untuk meraihnya. Itu sulit, namun kami mampu menekan dan melukainya pada ronde ke-10 dan menjatuhkannya pada ronde ke-12. Saya kira pada akhirnya, kami meraih kemenangan itu berkat latihan saya. Kami berlatih sangat keras di sasana, tentu saja itu tidak sama dengan di atas ring, namun kami selalu bekerja keras, selalu berusaha untuk berkembang,”paparnya.

Jaime Munguia mengatasi bencana yang nyaris terjadi, menjatuhkan Derevyanchenko di ronde terakhir untuk menang melalui keputusan juri.

Tertinggal satu poin pada dua kartu penilaian menuju ronde kedua belas, Munguia menjatuhkan Derevyanchenko dengan sebuah serangan ke arah tubuh yang brutal dan melemahkan untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan mutlak.

Baca Juga :  Polemik Honor Publikasi MotoGP, Media Lokal Kecewa

Munguia meraih kemenangan dengan skor 115-112 (Lou Moret), 114-113 (Fernando Villarreal), dan 114-113 (Rudy Barragan). Ketiga juri memberi nilai yang sama untuk setiap ronde dalam laga dua belas ronde ini, kecuali ronde ketiga.

Tanpa knockdown tersebut, Munguia (42-0, 33KO) yang sangat rentan dapat saja meraih hasil imbang mayoritas jika ia memenangkan ronde keduabelas atas penilaian juri Villarreal dan Barragan, serta tidak menjatuhkan Derevyanchenko.(Sindonews)

Google News Satujuang

Dapatkan update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News